Rabu, 02 Desember 2009

Kerja Keras Adalah Energi Kita

Bukan peserta kontes yang diselenggarakan oleh PT.Pertamina, hanya sekedar iseng-iseng nulis saja tentang kerja keras adalah energi kita, dan saya selalu mendukukung apaun kontes yang diselenggarakan. Saya hanya sekedar menyemangati kawan saya yang ikutan kontes tersebut.

Pertamina, ya… PT Pertamina (Persero) lengkapnya. Siapa yang tidak mengenal perusahaan besar yang bergerak di bidang Minyak dan Gas dan dimiliki pula oleh Negeri kita. Sejak awal keberadaannya, yaitu tanggal 10 Desember 1957 Pertamina telah memberikan sumbangsih yang besar dengan Kerja Keras Adalah Energi Kita yang telah membuahkan hasil yang positif dan siginifikan bagi bangsa dan rakyatnya ini.

Banyak daripada produk pertamina yang telah membumi di negeri ini, salah satu dari sekian banyak produknya adalah yang sering saya pakai dalam keseharian saya, yaitu Premium (Bensin) dan Pelumas Prima XP serta Bahan Bakar Gas Cair atau yang lebih dikenal dengan nama LPG (baca: Elpiji). Namun yang lebih menjadi banyak perhatian akhir-akhir ini adalah Produk Gas-nya yaitu LPG/Elpiji, dimana mulai awal bulan ini Pertamina telah mengeluarkan kebijakan untuk menaikkan harga LPG kemasan 12 kg dan 6 kg sebesar Rp 100/kg. Yang saya khawatirkan dari naiknya harga LPG tersebut itu akan memicu kenaikan harga-harga kebutuhan pokok (Sembako) lainnya, dan mungkin pula akan berpengaruh terhadap permintaan LPG kemasan 3 kg. Dimana kita tahu semua bahwa awal keberadaan LGP 3 kg itu dikhususkan bagi orang-orang yang kurang mampu dalam perekonomiannya (masyarakat golongan bawah).

Produk yang satu itu memang telah banyak menyedot perhatian publik dari tingkat atas sampai bawah, karena sejak di berlakukannya Program Konversi Minyak Tanah ke Gas oleh Pemerintah pada awal tahun 2007 lalu. Program konversi tersebut memang terbilang sukses dimana bisa mengurangi subsidi BBM tak kurang dari Rp 10 triliun (dalam periode 3 tahun anggaran), meski ada juga permasalahan yang terkait dengan keberlanjutan dan pendistribusian serta penetapan dan acuan harganya, dan tiap-tiap daerah pastinya menetapkan harga yang berbeda-beda (mungkin dikarenakan kesesuaian dari nilai pendistribusian LPG tersebut).

Namun dari semua itu, Pertamina dalam hal mengeluarkan kebijakan tentunya tidak sembarangan tapi penuh dengan perhitungan yang seksama disertai dengan akibat dari positif dan negatifnya kebijakan tersebut mengingat banyak dari produk Pertamina yang menjadi/menyangkut hajat hidup orang banyak.

Melalui slogan barunya saat ini yaitu “Kerja Keras Adalah Energi Kita” diharapkan untuk bisa lebih meningkatkan citra Pertamina, baik di lingkup nasional maupun internasional. Dan slogan tersebut pun telah menjadi sebuah kata kunci (keywords) pada pencarian Google.Com dalam sebuah Kontes Blog yang diselenggarakannya melalui Divisi Komunikasinya yang bisa kita akses melalui alamat Web Direktori Pertamina Blog Contest disini.

Selain untuk meningkatkan citra pertamina tersebut diharapkan SEO Blog Contest Kerja Keras Adalah Energi Kita mampu menjadi alat komunikasi yang baik, terarah, dan tentunya tepat sasaran. Dimana kita ketahui bersama bahwa Blogger dan Blognya telah menjadi sebagai alat dan media informasi dan komunikasi yang banyak digunakan dan diperhitungkan sekarang ini.

Semoga harapan dan tujuan daripada slogan Kerja Keras Adalah Energi Kita bisa tercapai oleh penyelenggara maupun para kontestan yang mengikutinya. Selamat berjuang dan semoga berhasil, dan semoga pula Kerja Keras Adalah Energi Kita bukan hanya slogan semata. Namun terbukti dengan nyata dan dapat dirasakan oleh masyarakat luas diseluruh indonesia khususnya.

0 komentar:

Posting Komentar